Belajar Kripto: Cara Menggunakan TradingView untuk Analisis

Table of Contents
Kriptokarensi.com - Dalam dunia trading kripto, analisis adalah kunci untuk membuat keputusan yang lebih terukur. Banyak trader pemula hanya mengandalkan intuisi atau rekomendasi orang lain, padahal ada berbagai alat analisis yang bisa membantu membaca arah pasar. Salah satu platform paling populer yang digunakan oleh trader di seluruh dunia adalah TradingView.

TradingView menyediakan grafik harga, indikator teknikal, hingga fitur sosial untuk berdiskusi dengan trader lain. Artikel ini akan membahas bagaimana cara menggunakan TradingView, khususnya untuk analisis kripto, agar aktivitas trading menjadi lebih efektif.


Mengapa Harus Menggunakan TradingView?

Sebelum membahas cara penggunaannya, penting memahami keunggulan TradingView:

  1. Grafik interaktif – Trader dapat memperbesar, memperkecil, dan menyesuaikan tampilan grafik sesuai kebutuhan.
  2. Banyak indikator teknikal – Lebih dari 100 indikator bawaan tersedia, ditambah ribuan indikator buatan komunitas.
  3. Multi-timeframe – Bisa melihat pergerakan harga mulai dari menit, jam, hingga bulanan.
  4. Komunitas aktif – Ada banyak ide trading dari trader lain yang bisa dipelajari.
  5. Akses gratis – Versi gratis sudah cukup untuk pemula, meskipun ada fitur premium untuk analisis lebih lanjut.

Dengan fitur ini, TradingView bisa menjadi "senjata" utama untuk memahami pasar kripto.


Cara Membuat Akun dan Memulai

  1. Daftar akun
    Buka situs tradingview.com lalu buat akun gratis menggunakan email, Google, atau akun media sosial.
  2. Cari aset kripto
    Gunakan kolom pencarian di bagian atas untuk mencari aset seperti BTCUSDT, ETHUSDT, atau koin lain sesuai minat.
  3. Buka grafik harga
    Klik aset tersebut untuk menampilkan grafik interaktif. Inilah pusat aktivitas analisis Anda.

Mengenal Tampilan Dasar TradingView

Saat membuka grafik, Anda akan melihat beberapa komponen utama:

  • Bagian kiri: Alat gambar seperti garis tren, fibonacci retracement, dan bentuk lain untuk menandai grafik.
  • Bagian atas: Pilihan timeframe (1 menit, 1 jam, 1 hari), jenis grafik (candlestick, bar, line), serta indikator.
  • Bagian kanan: Watchlist untuk menyimpan aset favorit agar mudah diakses.
  • Bagian bawah: Ruang untuk skrip Pine Editor atau ide dari komunitas.

Memahami layout ini penting agar tidak kebingungan saat mulai menganalisis.


Menambahkan Indikator Analisis

Indikator teknikal membantu membaca arah harga. Beberapa indikator populer di TradingView untuk kripto antara lain:

  1. Moving Average (MA)
    Digunakan untuk melihat tren jangka pendek maupun panjang. Misalnya, MA 50 dan MA 200 sering dipakai untuk membaca arah trend.
  2. Relative Strength Index (RSI)
    Mengukur kekuatan harga. Jika RSI >70 biasanya disebut overbought (harga berpotensi turun), sedangkan <30 disebut oversold (harga berpotensi naik).
  3. MACD (Moving Average Convergence Divergence)
    Indikator momentum untuk mendeteksi potensi pembalikan tren.
  4. Volume
    Melihat seberapa kuat transaksi yang mendukung pergerakan harga.

Untuk menambahkan indikator, cukup klik tombol “Indicators” di bagian atas lalu pilih indikator yang diinginkan.


Menggunakan Alat Gambar

Selain indikator, alat gambar pada TradingView juga penting untuk analisis manual, misalnya:

  • Trendline untuk menggambar garis tren naik atau turun.
  • Support & Resistance dengan menambahkan garis horizontal pada level penting.
  • Fibonacci retracement untuk mencari potensi area koreksi harga.

Dengan alat ini, trader bisa membuat peta harga yang lebih jelas sebelum mengambil keputusan.


Multi-Timeframe Analysis

Salah satu kesalahan pemula adalah hanya melihat grafik di satu timeframe. Padahal, harga kripto sangat volatil.

  • Gunakan timeframe besar (daily/weekly) untuk melihat tren utama.
  • Gunakan timeframe kecil (15m/1h) untuk mencari titik entry dan exit.

Kombinasi analisis multi-timeframe akan membuat keputusan lebih akurat.


Fitur Sosial dan Ide Trading

TradingView juga memiliki fitur sosial berupa "Ideas". Di sini, trader berbagi analisis mereka dalam bentuk grafik dan catatan.

Pemula bisa belajar banyak dari ide-ide ini, meskipun tidak disarankan mengikuti secara membabi buta. Gunakan sebagai referensi tambahan.


Tips Menggunakan TradingView untuk Pemula

  1. Mulailah dari indikator sederhana, jangan gunakan terlalu banyak sekaligus.
  2. Simpan template indikator favorit agar mudah digunakan kembali.
  3. Gunakan watchlist untuk memantau beberapa aset sekaligus.
  4. Jangan lupa latihan menggunakan akun demo di exchange sebelum masuk ke trading real.

Kesimpulan

Belajar kripto tidak hanya soal membeli murah dan menjual mahal. Dibutuhkan pemahaman analisis agar keputusan lebih terarah. TradingView hadir sebagai platform lengkap untuk membantu trader membaca pergerakan harga.

Dengan memahami cara membuat akun, menambahkan indikator, menggambar tren, serta memanfaatkan fitur komunitas, trader pemula bisa meningkatkan kemampuan analisis secara bertahap.

Ingat, tidak ada alat yang bisa 100% memprediksi pasar. TradingView hanyalah sarana, sementara disiplin dan manajemen risiko tetap menjadi faktor utama dalam kesuksesan trading.